Eubacteria dan Archaebacteria

+ Eubacteria
  • eu (=sejati) dan bacteria (=bakteri). Eubacteria (=bakteri sejati)
  • Bakteri ditemukan pertama kali oleh Anthony Van Leeuwenhoek
  • Ilmu yang mempelajari bakteri adalah bakteriologi
    - Ciri sel :
  1. Ukuran dan bentuk sel : berdiameter 0,12 mikron sampai ratusan mikron. Dapat dilihat dengan mikroskop cahaya dan mikroskop elektron. Ada 3 bentuk dasar :


  • Kokus (bulat) 
  • Basil (batang)
  • spirila (spiral)
     2.  Struktur dan fungsi sel :
  • Dinding sel : berfungsi sebagai pelindung dan pemberi bentuk bakteri. Terususn dari peptidoglikan, yaitu gabungan protein dan polisakarida. Berdasarkan ketebalan lapisan peptidoglikan : 

  1. Bakteri gram positif : Bakteri yang memiliki dinding sel dengan lapisan peptodoglikan yang tebal, warna : ungu, co : Vibrio cholerae
  2. Bakteri gram negatif : Bakteri yang memiliki dinding sel dengan lapisan peptidoglikan yang tipis, warna : merah muda/merah, co : E.coli

  • Membran plasma : Membarn yang menyelubungi sitoplasma. Tersusun dari lapisan fosfolipid dan protein. Bersifat selektif permeabel dan berfungsi untuk mengatur pertukaran zat antara sel dengan lingkungannya
  • Sitoplasma : Cairan sel. Mengandung ribosom, DNA, dan granula penyimpanan
  • Ribosom : Organel yang berukuran sangat kecil dan merupakan tempat terjadinya sintesis protein yang dibantu oleh RNA
  • DNA : Materi pembawa informasi genetik 
  • Granula penyimpanan : Berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan
  • Kapsul atau lapisan lendir : lapisan diluar dinding sel. Tebal=kapsul / tipis=lapisan lendir. Berfungsi membantu sel bakteri melekat pada suatu permukaan/dengan sel bakteri lainnya, pertahanan bakteri dari sel-sel fagosit, dan melindungi sel bakteri saat mengalami kekeringan
  • Flagelum : Bulu cambuk
  1. Satu : Monotrik
  2. Banyak flagelum di satu sisi : Lofotrik
  3. 1/banyak flagelum di dua sisi : Amfitrik
  4. Tersebar di seluruh permukaan : Peritrik

  • Endospora : Bentuk istirahat (laten) dari beberapa jenis bakteri gram positif
Cara hidup : Berdasarkan cara memperoleh makanan
  • Bakteri heterotrof : Bakteri yang makanannya berupa senyawa organik dari organisme lain.Terbagi menjadi :
  1. Bakteri saprofit : Bakteri yang memperoleh makanan dari sisa organisme lain/produk organisme lain. Baketri pengurai (dekomposer)
  2. Bakteri parasit : Bakteri yang memperoleh makanan dari inangnya. Jika menimbulkan penyakit pada inangnya maka akan disebut bakteri patogen
  • Bakteri autotrof : Bakteri yang mampu membuat makanannya sendiri
Berdasarkan Kebutuhan oksigen untuk merombak makanan agar memperoleh energi :
  • Bakteri aerob : Membutuhkan oksigen untuk memperoleh energi
  • Bakteri anaerob : Tidak membutuhkan oksigen untuk memperoleh energi. Energi diperoleh dengan fermentasi. Dibedakan menjadi : 

  1. Anaerob obligat : Hanya dapat hidup juka tidak ada oksigen
  2. Anaerob fakultatif : Dapat hidup jika ada oksigen maupun tidak ada oksigen
Reproduksi :
  1. Aseksual : Pembelahan biner (setiap sel membelah menjadi 2)
  2. Seksual

  • Transformasi : Masuknya DNA telanjang ke dalam sel bakteri dan mengubah sifat sel bakteri
  • Transduksi : Pemindahan materi genetik 1 sel bakteri ke sel bakteri lainnya dengan perantara organisme lain, yaitu bakteriofage
  • Konjugasi : Pemindahan materi genetik secara langsung melalui kontak sel dengan membentuk struktur seperti jembatan di antara 2 sel bakteri yang berdekatan

Habitat : Lingkungan lembab atau agak basah dengan temperatur 25-37 derajat Celsius

Klasifikasi eubacteria : 5 filum

  • Proteobacteria : bakteri ungu yang bersifat fotoautotrof/fotoheterotrof dan proteobacteria yang bersifat kemoautotrof/kemoheterotrof
  • Cyanobacteria :

  1. Memiliki klorofil
  2. Tidak memiliki alat gerak tapi dapat melakukan fotosintesis
  3. Hidup soliter/koloni. Koloni berbentuk benang, lembaran, atau bola berongga.
  4. Berbentuk benang ada 3 macam sel utama : 1. Heterokista : Sel berdinding tebal yang berguna untuk mengikat nitrogen, 2. Akinet : Sel berdinding tebal yang berfungsi untuk pertahanan diri, 3. Baeosit : Sel-sel bulat kecil hasil reproduksi, berguna untuk fotosintesis.
  5. Tidak memiliki membarn inti (prokariot)
  6. Mengandung pigmen klorofil, karoten, fikosianin (biru), dan fikoeritrin (merah)
  7. Autotrof
  8. Menghasilkan oksigen
  9. Reproduksi : Aseksual : Pembelahan biner, fragmentasi, dan pembentukan akinet (spora)

  • Spirochetes : Berbentuk spiral dengan panjang 5-250 mikron. Merupakan bakteri gram negatif. Memiliki suatu struktur unik yang disebut filamen aksial : Semacam serabut di sepanjang tubuh, di dalam selubung terluang tetapi di luar dinding sel, berfungsi untuk membuat gerakan berputar
  • Chlamydias : Hidup sebagai parasit. Memiliki 2 bentuk sel dalam siklus hidupnya, yaitu : 


  1. Badan dasar : Masuk ke dalam sel inang dan berkembang menjadi badan inisial
  2. Badan inisial : Tumbuh dan membelah diri, lalu membentuk badan dasar kembali dan dilepaskan ke sel inang yang disertai pecahnya sel inang
  • Bakteri gram positif : Beberapa bakteri gram positif membentuk endospora ketika lingkungan miskin akan zat makanan

Archaebacteria
  • Kelompok bakteri yang dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan, namun membran plasmanya mengandung lipid
  • Hidup pada lingkungan ekstrim
  • Berdasarkan lingkungan ekstrimnya, Archaebacteria dibagi menjadi 3 :

  1. Bakteri metanogen : Bakteri yang menghasilkan metana dari gas hidrogen dan karbon dioksida/asam asetat. Metana disebut juga biogas. Hidup dirawa sebagai pengurai. Co : Methanobacterium
  2. Bakteri halofil : Bakteri yang hidup di lingkungan dengan kadar garam tinggi. Co :Halobacterium
  3. Bakteri termoasidofil : Hidup di lingkungan ekstrim yang panas dan asam. Kondisi optimal : temperatur 60-80 derajat Celsius dengan pH 2-4. Bakteri ini terdapat pada daerah yang mengandung asam sulfat, misalnya di kawah vulkanik. Co : Sulfolobusdan Thermoplasma
Bakteri dalam kehidupan manusia
  • Bakteri yang menguntungkan
         1. Eubacteria :
  • Pembusukan sisa-sisa makhluk hidup. Co : E. Coli
  • Pembuatan makanan dan minuman hasil fermentasi. Co : Acetobacter : Pembuatan asam cuka, Lactobacillus bulgaricus : Pembuatan yogurt
  • Berperan dalam siklus nitrogen sebagai bakteri pengikat nitrogen. Co :Rhizobium leguminosarum
  • Penyubur tanah. Co : Nitrosococcus
  • Penghasil antibiotik. Co : Bacillus polymixa : Polimiksin B
  • Penelitian rekayasa genetika
  • Pembuatan zat kimia. Co : Clostridium acetobutylicum
         2. Archaebacteria : Berperan dalam proses pembusukan sampah dan kotoran hewan sehingga menghasilkan energi alternatif metana berupa biogas. Co :MethanobacteriumBakteri yang merugikan

  1. Eubacteria :
  • Pembusukan makanan. Co : Clostridium botulinum
  • Penyebab penyakit pada manusia. Co : Mycobacterium tuberculosis (TBC),Vibrio chloerae (kolera/muntaber), Clostridium tetani (tetanus)
  • Penyebab penyakit pada hewan. Co : Bacillus anthracis (antraks pada sapi)
  • Penyebab penyakit pada tanaman budidaya. Co : Pseudomonas solanacearum
      2.  Archaebacteria : Penyebab kerusakan makanan yang diawetkan dengan garam

Penanggulangan terhadap bakteri :
  • Pengawetan dan pengolahan makanan
  1. Pemanisan
  2. Pengeringan
  3. Pengasapan
  4. Pengasinan
  5. Pendinginan
  6. Pasteurisasi : Pemanasan dengan suhu 63-72 derajat Celsius selama 15-30 menit. Dilakukan pada susu untuk mematikan bakteri patogen dan mempertahankan rasa dan aroma khas susu
  7. Sterilisasi : Pemanasan dengan menggunakan udara panas/uap air panas bertekanan tinggi. Menggunakan oven dengan temperatur 170-180 derajat Celsius. Untuk mensterilkan peralatan gelas. Alat : Autoklaf
  • Kebersihan dan kesehatan diri serta lingkungan

  1. Menjaga kebersihan lingkungan
  2. Menjaga kebersihan badan
  3. Makan makanan sehat
  4. Cukup istirahat
  5. Melakukan olah raga

  • Imunisasi
  1. Vaksin kolera : Kolera
  2. Vaksin tifus : Tifus
  3. Vaksin BCG : TBC
  4. Vaksin DPT : Difteri, tetanus, batuk
sumber 
»»  Baca Selengkapnya...

DAFTAR ISI

»»  Baca Selengkapnya...

Virus

Berasal dari bahasa latin, yaitu virion yang berarti racun
+ Ciri virus :
  • Ukuran dan bentuk

  1. 25-300 nm
  2. Paling kecil virus polio. Paling besar virus TMV
  3. Bulat : Virus influenza, & HIV
  4. Oval : Virus rabies
  5. Batang : Virus TMV
  6. Polihedral : Adenovirus
  7. Huruf T : Bakteriofage
  • Struktur dan fungsi
         1. Bukan berupa sel (aseluler), berupa partikel yang disebut virion
         2. Asam nukleat : Molekul pembawa informasi genetika. DNA saja/RNA saja
         3. Selubung protein (kapsid) : Pembungkus asam nukleat, tersusun dari subunit

             protein yang disebut kapsomer
         4. Memberi bentuk virus
         5. Virus kompeks : Memiliki bagian kepala dan ekor. Contoh : Bakteriofage
         6. Gabungan dari asam nukleat dan kapsid disebut nukleokapsid

Reproduksi :

  1. Tahap pelekatan : Saat partikel virus (virion) melekat pada sel yang diinfeksi. Tempat pelekatan disebut reseptor
  2. Tahap penetrasi : Tahap materi genetik virus masuk ke dalam sitoplasma sel inang
  3. Tahap replikasi dan sintesis : Tahap terjadinya perbanyakan partikel virus di dalam sel inang. Sel inang akan dikendalikan sehingga sel dapat membuat komponen virus
  4. Tahap pematangan : Penyusunan asam nukleat dan protein menjadi partikel virus yang utuh
  5. Tahap pelepasan : Tahap partikel virus keluar dari sel inang dengan memecahkan sel tersebut
  6. Siklus litik : Tahapnya seperti diatas, pematangan berlangsung cepat kemudian memecahkan sel tersebut hingga sel inang mati (lisis)
  7. Siklus lisogenik : DNA/RNA virus yang disisipkan pada kromosom sel inang akan mengadakan replikasi secara terus-menerus. Menghasilkan banyak sel anakan yang terinfeksi

  • Habitat
         1. Bakteri
         2. Mikroorganisme
         3. Eukariot (seperti protozoa dan khamir)
         4. Tumbuhan : Masuk melalui perantara serangga (vektor)
         5. Hewan/manusia : Masuk melalui makanan, minuman, udara, darah, luka, atau
             gigitan
  • Klasifikasi :
         1. Menggunakan sistem ICTV (International Committee on Taxonomy of Viruses)
         2. 3 tingkat takson : 1. famili diakhiri viridae, 2. genus diakhiri virus, 3. spesies 
             menggunakan bahasa Inggris dan diakhiri virus
         3. Virus bakteri : Bakteriofage/fage, mengandung DNA
         4. Virus mikroorganisme eukariotik : Mengandung RNA, contoh : Mycovirus
         5. Virus tumbuhan : Mengandung RNA, contoh : TMV
         6. Virus hewan : Mengandung RNA/DNA, contoh : Virus penyakit mulut dan kaki
             pada sapi

+ Virus yang memberi manfaat : Bidang rekayasa genetika krn dapat digunakan untuk kloning gen (produksi DNA secara identik). Co : Mengendalikan pertumbuhan serangga, terapi gen manusia

+ Virus yang merugikan :

  1. Virus yang menyebabkan penyakit pada manusia

  • Influenza virus : Menyebabkan penyaki flu
  • Human immunodeficiency virus (HIV) : Penyebab AIDS, menyerang sel-sel darah putih jenis limfosit B
  • Hepatitis delta virus : Penyakit hepatitis B
  • Ebola virus : Penyakit ebola
  • Measles virus : Penyakit cacar
  • Polio virus : Penyakit polio
  • Herpes simplex virus : Penyakit herpes
  • Mumps virus : Penyakit gondong
  • Human papollomavirus : Penyebab kutil pada kilit
     2.  Virus yang menyebabkan penyakit pada hewan

  • Rous sarcoma (RSV) : Penyebab tumor pada ayam
  • Bovine papillomavirus : Penyebab tumor pada sapi
  • Virus penyakit mulut dan kaki pada sapi
  • Virus penyakit tetelo pada ayam (Newcastle disease)
  • Rabies virus : Penyebab rabies pada anjing, monyet, kucing dan manusia
  • Virus yang menyebabkan penyakit pada tumbuhan 
  • Tobacco mosaic virus (TMV) : Penyakit mosaik pada tembakau
  • Citrus leprosis virus (CiLV) : Penyebab penyakit pada jeruk
  • Virus tungro : Penyakit pada tanaman padi
  • Virus yang menyerang tanaman hias
+ Pencegahan terhadap virus : Pemberian vaksin. Vaksin adalah suatu zat yang mengandung mikroorganisme patogen yang sudah dilemahkan, memberikan kekebalan secara pasif. Contoh :
  • OPV (Oral polio vaccine) : Vaksin polio
  • Vaksin rabies
  • Vaksin hepatitis B
  • Vaksin influenza
  • Vaksin cacar
  • Vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella) untuk cacar, gondong dan campak
»»  Baca Selengkapnya...

Klasifikasi Makhluk Hidup

+ Sistem klasifikasi : Sistem yang dapat memudahkan kita mempelajari dan mengenali makhluk hidup
+ Taksonomi : Cabang ilmu biologi yang mengkaji pengelompokkan makhluk hidup
+ Sistem klasifikasi makhluk hidup pertama kali dipelopori oleh Carolus Linnaeus
+ Proses klasifikasi – makhluk hidup dikelompokkan berdasarkan persamaan dan perbedaan cirinya :

  1. Sistem klasifikasi alami : Pengelompokkan berdasarkan ciri morfologi, anatomi, dan fisiologi
  2. Sistem klasifikasi filogeni : Pengelompokkan yang memperhatikan sejarah evolusi
  3. Sistem klasifikasi buatan : Pengelompokkan berdasarkan ciri morfologi yang mudah dilihat
Tingkatan takson makhluk hidup :

  1. Kingdom
  2. Filum (untuk hewan) atau divisio (untuk tumbuhan)
  3. Kelas
  4. Ordo
  5. Family
  6. Genus
  7. Spesies
Contoh (singa) :

  1. Kingdom : Animalia
  2. Filum : Chordata
  3. Kelas : Mammalia
  4. Ordo : Carnivora
  5. Family : Felidae
  6. Genus : Panthera
  7. Spesies : Panthera leo
Sistem tata nama makhluk hidup :
  • Carolus Linnaeus pada tahun 1735 menciptakan sistem tata nama
  • Menggunakan bahasa Latin
  • Terdiri dari 2 bagian :
  1. Bagian pertama : Nama genus (diawali huruf besar)
  2. Bagian kedua : Nama spesies (diawali huruf kecil)

  • Kedua bagian nama tersebut dicetak miring jika diketik dengan komputer atau digarisbawahi jika ditulis dengan tangan
  • Sistem penamaan yang terdiri dari 2 bagian ini disebut tata nama ganda (binomial nomenclature)
Manfaat klasifikasi :
  1. Mengetahui keanekaragaman hayati
  2. Mengenal berbagai jenis spesies makhluk hidup meliputi ciri makhluk hidup, hubungan kekerabatan, interaksi antar makhluk hidup dengan lingkungannya
  3. Mengetahui ciri-ciri unggul dari berbagai spesies makhluk hidup, kita dapat memanfaatkan secara langsung antara lain untuk bahan pangan, sandang, dan papan
Beberapa sistem klasifikasi yang sudah dikembangkan para ilmuwan biologi :
  1. Sistem dua kingdom : Kelompok tumbuhan dan kelompok hewan
  2. Sistem tiga kingdom : Protista, plantae, dan animalia
  3. Sistem empat kingdom : Monera, protsta, plantae, dan animalia
  4. Sistem lima kingdom : Monera, protista, fungi, plantae, animalia
  5. Sistem enam kingdom : Eubacteria, Archaebacteria, protista, fungi, plantae, dan animalia
Identifikasi atau determinasi adalah menentukan nama hewan atau tumbuhan dengan benar dan menempatkannya di dalam sistem klasifikasi hewan dan tumbuhan. Caranya :
  1. Ingatan : Determinasi dilakukan berdarkan pengetahuan atau ingatan kita tentang tumbuhan atau hewan yang dikenal sebelumnya
  2. Bantuan orang lain : Determinasi tumbuhan/hewan dapat dilakukan dengan meminta bantuan ahli-ahlu botani, zoologi, atau siapa saja yang dapat membantu
  3. Spesimen acuan : Identifikasi tumbuhan/hewan dilakukan dengan membandingkan secara langsung dengan spesimen acuan yang telah diidentifikasi dan diberi etiket bertuliskan namanya
  4. Pustaka : Membandingkan/mencocokkan ciri-ciri tumbuhan.hewan yang akan diidentifikasi dengan pustaka. Dapat pula mengguanakan kunci identifikasi atau determinasi
  5. Komputer : Program komputer yang dapat menyimpan, mengolah, dan memberikan keterangan tentang tumbuhan/hewan
Kunci dikotom : Kunci identifikasi dengan menelusuri jalur yang ditetapkan oleh keputusan beraturan dengan setiap pilihannya adalah biner (karena hanya ada 2 alternatif) 
»»  Baca Selengkapnya...

Biologi Sebagai Ilmu

sma kolombo

Biologi adalah ilmu tentang kehidupan. Diambil dari bahasa Yunani, bios yang berarti kehidupan dan logos yang berarti ilmu

Berdasarkan tingkat organisasi :

  1. Tingkat molekul : Biologi molekuler, biokimia, dan genetika
  2. Tingkat sel : Sitologi
  3. Tingkat jaringan : Histologi
  4. Tingkat organ dan sistem organ : Organologi, anatomi, dan fisiologi :

  • Pulmonologi : Paru-paru manusia
  • Kardiologi : Jantung manusia
  • Endokrinologi : Sistem endoktrin manusia
  • Neurologi : Sistem saraf manusia
     5.  Tingkat individu : Biologi perkembangan
     6.  Tingkat populasi : Biologi populasi, biogeografi, dan generika populasi
     7.  Tingkat ekosistem : Ekologi, ilmu lingkungan, toksikologi, biologi kelautan,

                                          dan limnologi
     8.  Tingkat bioma : Bioma tropis

Cabang biologi yang mempelajari kehidupan pada suatu kelompok organisme, diantaranya sebagai berikut :

  1. Taksonomi : Pengelompokkan berdasarkan persamaan dan perbedaan organisme
  2. Virologi : Virus
  3. Mikrobiologi : Mikroorganisme
  4. Bakteriologi : Bakteri
  5. Mikologi : Jamur, ragi, dan kapang
  6. Botani : Tumbuhan. Co : 

  •    Pteridologi : Paku
  •    Bryologi : Lumut
     7.  Zoologi : Hewan. Co:
  • Entomologi : Serangga
  • Iktiologi : Ikan
  • Herpetologi : Reptilia dan amfibi
  • Ornitologi : Unggas
  • Mamologi : Mamalia
Cabang biologi berdasarkan aspek kehidupan :
  1. Biologi perkembangan : Perkembangan individu organisme
  2. Embriologi : Perkembangan embrio
  3. Anatomi : Struktur internal organisme
  4. Fisiologi : Fungsi-fungsi yang terjadi pada kehidupan organisme
Cabang biologi kelompok ilmu campuran dan terapan :
  1. Biokimia : Proses kimia dalam sistem kehidupan
  2. Biofisika : Proses fisika dalam sistem kehidupan
  3. Bioteknologi : Teknologi yang memanfaatkan organisme
  4. Paleontologi : Perkembangan sejarah kehidupan berdasarkan catatan fosil
Manfaat biologi :
  1. Bidang pertanian : Peningkatan produksi pangan
  • Teknik penanaman yang lebih efisien
  • Tanaman budidaya melalui rekayasa genetika, mampu menghasilkan insektisida sendiri
  • Teknik kultur jaringan
  • Teknik rekayasa genetika, buah-buahan tanpa biji
     2.  Bidang peternakan : Peningkatan produksi hewan ternak
  • Inseminasi buatan (kawin suntik)
  • Fertilisasi in vitro, menghasilkan embrio diluar uterus
     3.  Bidang kesehatan : Pencegahan diagnosa, dan penanganan terhadap 
                                          berbagai penyakit dan kelainan
  • Transplantasi organ
  • Menciptakan vaksin-vaksin
  • Teknik bayi tabung
  • Antibiotik 
     4. Bidang industri :
  • Pemanfaatan mikroorganisme dalam industri makanan
  • Pemanfaatan beberapa jenis mikroorganisme dalam industri obat-obatan

Metode ilmiah, tahapannya :

  1. Menemukan masalah : Pertanyaan yang timbul dari melihat masalah
  2. Mengajukan hipotesis : Hipotesis adalah jawaban sementara terhadap masalah, hipotesis didasari pada pengetahuan dan hasil penelitian terdahulu
  3. Melakukan percobaan : Untuk menguji kebenaran hipotesis. Sebelum melakukan percobaan, harus dilakukan perencanaan percobaan yang meliputi : 

  • Menentukan alat dan bahan
  • Menentukan variabel :
        +. Variabel adalah ciri objek yang dapat diukur secara kuantitatif dan memiliki
             nilai
             yang berubah-ubah
        +. Variabel bebas merupakan faktor yang diubah
        +. Variabel terikat adalah faktor yang berubah tergantung perubahan variabel
             bebas
        +. Pada percobaan biologi terdapat 2 kelompok : Kelompok yang diberi perlakuan
            dan kelompok kontrol (Kelompokyang tidak diberi perlakuan)
     4.  Menarik kesimpulan : Berisi hasil percobaan yang dapat mendukung atau 

                                             tidak mendukung hipotesis yang dibuat sebelumnya

Laporan ilmiah, urutannya :

  1. Perumusan masalah dan hipotesis 
  2. Tujuan
  3. Metode 
  4. Hasil
  5. Pembahasan : Harus menunjukkan apakah kasil tersebut menjawab hipotesis awal atau tidak
  6. Kesimpulan : Intisari atau hasil percobaan dan pembahasaan. Harus menjawab pertanyaan awal yang diajukan sebelum melakukan pecobaan
sumber
»»  Baca Selengkapnya...

Struktur Atom

Jembatan keledai :
  1. Gol IA : Helina kawin Robi cs frustasi
  2. Gol IIA : Bencong manggarai kalau sore baru ramai
  3. Gol IIIA : Body Ali gaya Indonesia tulen
  4. Gol IVA : Cewek si gepeng senang pembantu
  5. Gol VA : Naik perahu asik sambil begituan
  6. Gol VIA : Orang solo senang teh poci
  7. Gol VIIA : Film Charles Bronson idaman Atun
  8. Heboh negara Argentina karena xenat runtuh
Perkembangan sistem periodik, pengelompokkan unsur menurut :
  1. Lavoisier :
  • Mengelompokkan 33 unsur kimia
  • Berdasarkan sifat kimianya
  • Unsur kimia dibagi menjadi 4 kelompok : gas, tanah, logam, dan nonlogam
  • Kelemahannya : Pengelompokkan masih bersifat umum
     2.  J.W. Dobereiner :
  • Berdasarkan kemiripan sifat-sifatnya
  • 3 unsur yang sifatnya mirip dikelompokkan, maka massa atom (Ar) unsur yang kedua (tengah) merupakan massa atom rata-rata dari massa atom unsur pertama dan ketiga
  • Dikenal dengan hukum Triade
  • Kelemahan : Bila ditemukan 1 unsur yang mirip lagi. Maka bukan triade & massa yang ditengah bukan rata-rata zat pertama dan ketiga lagi
     3.  J. Newlands :
  • Berdasarkan kenaikkan massa atom relatif
  • Sifat-sifat unsur terulang secara teratur setiap unsur ke 8, sehingga unsur pertama mirip dengan unsur ke kedelapan, dan seterusnya
  • Dikenal sebagai hukum oktaf
     4.  D. Mendeleev :
  • Berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya, dan sifat-sifat unsur
  • Unsur yang sifatnya sama ditempatkan pada lajur tegak (vertikal) yang disebut golongan
  • Modern / Moseley :
  • Sifat dasar atom bukan pada kenaikkan massa atom, tapi pada kenaikkan jumlah proton atau nomor atom
  • Didasarkan pada kenaikkan nomor atom dan sifat-sifat unsur

Susunan unsur dalam sistem periodik modern :
  1. Golongan :
  • Lajur vertikal
  • Berdasarkan sifat-sifat yang dimiliki. Unsur dalam 1 golongan memiliki sifat yang mirip
  • Golongan IA : Alkali
  • Golongan IIA : Alkali tanah
  • Golongan VIIA : Halogen
  • Golongan VIIIA : Gas mulia
  • Golongan IIIA : Boron-alumunium
  • Golongan IVA : Karbon-silikon
  • Golongan VA : Nitrogen-fosforus
  • Golongan VIA : Oksigen-belerang
  • Golongan IB-VIIIB : Golongan transisi
     2.  Periode :
  • Lajur horizontal
  • Menunjukkan nomor kulit sudah terisi elektron berdasarkan konfigurasi elektron

Struktur atom :
  1. Partikel dasar penyusun atom :
  • Elektron : Partikel bermuatan negatif, ditemukan oleh J.J. Thomson
  • Proton : Partikel bermuatan positif, ditemukan oleh Ernest Rutherford
  • Neutron : Partikel yang tidak bermuatan, ditemukan oleh James Chadwick
     2.  Nomor Atom dan Nomor massa :
  • Nomor atom : Nomor atom suatu unsur menunjukkan jumlah proton yang terdapat dalam atom. Disingkat "NA" dan diberi lambang "Z". Muatan atom suatu unsur selalu netral. Oleh karena itu, jumlah proton selalu sama dengan jumlah elektron
  • Nomor massa : Nomor massa menggambarkan massa partikel-partikel penyusun atom, yaitu massa proton, massa elektron, dan massa neutron (dapat diabaikan karena sangat kecil). Disingkat "NM" diberi lambang "A" dan didefinisikan sebagai jumlah proton dan jumlah neutron

Isotop, Isobar, dan Isoton :
  1. Isotop : Atom-atom yang memiliki nomor atom sama, tetapi nomor massanya berbeda. Jumlah proton sama, tapi jumlah neutron berbeda
  2. Isobar : Atom-atom yang memiliki nomor massa sama, tetapi nomor atomnya berbeda. Sifat kimia berbeda, kesamaannya hanya massanya
  3. Isoton : Atom-atom yang memiliki jumlah neutron sama, tetapi jumlah protonnya berbeda

Konfigurasi elektron dan elektron valensi :

  1. Konfigurasi elektron : Elektron dalam atom tersusun berdasarkan tingkat energinya. Konfigurasi elektron perkulit didasarkan pada jumlah elektron maksimum yang dapat mengisi setiap kulit. Rumus : 2n2. n = nomor kulit
  2. Elektron valensi : Elektron yang terletak pada kulit terluar sehingga memiliki tingkat energi tertinggi. Berperan dalam reaksi kimia, dapat di lepas, di pertukarkan, atau di pakai bersama dengan atom lain membentuk ikatan kimia. Menentukan sifat kimia atom (menentukan golongan)

Sifat-sifat unsur (logam dan non logam) : Dipengaruhi oleh elektron valensinya

  1. Sifat logam : Kemampuan suatu atom melepas elektron atau menjadi bermuatan positif
  2. Sifat nonlogam : Kecenderungan suatu atom untuk menerima elektron, atau menjadi bermuatan negatif
Dalam sistem periodik, dari bawah ke atas dan dari kiri ke kanan, sifat logam unsur semakin berkurang dan sifat nonlogam semakin bertambah

Massa atom relatif dan massa molekul relatif :

     1. Massa atom relatif (Ar) :
     2. Massa molekul relatif (Mr) : AxByCz = A.x + B.y + C.z
         Contoh : Al (OH)3 : Al O3 H3 = 27 + 16.3 + 1.3 = 78

Sifat-sifat sistem periodik :

  1. Jari-jari elektron : Jarak elektron terluar ke inti atom dan menunjukkan ukuran suatu atom. Semakin keatas cenderung semakin kecil, karena kulit elektron semakin kecil. Semakin kekanan cenderung semakin kecil, katena jumlah proton & elektron sama tetapi kulit terluar yang terisi elektron tetap sama sehingga tarikan inti terhadap elektron luar semakin besar
  2. Keelektronegatifan : Kecenderungan suatu atom untuk menarik elektron. Dari atas ke bawah harga keelektronegatifan semakin besar, dari kiri ke kanan harga keelektronegatifan semakin besar
  3. Energi ionisasi : Nilai energi minimum yang diperlukan atom netral dalam wujud gas untuk melepas sebuah elektron paling luar membentuk ion positif. Semakin kecil jari-jari atom, harga energi ionisasi akan semakin besar. Semakin besar muatan inti energi ionisasi cenderung akan semakin besar
  4. Afinitas elektron : Energi yang di bebaskan oleh suatu atom dalam wujud gas ketika menerima sebuah elektron. Harga afinitas sukar ditentukan secara langsung

Perkembangan teori dan model atom :

  1. Teori dan model atom Dalton : Atom merupakan materi yang tak terbagi. Atom merupakan partikel terkecil suatu materi yang berbentuk bola. Bola-bola atom tersebut khas setiap unsurnya
  2. Teori dan model atom Thomson : Atom merupakan bola yang bermuatan positif dan elektron menyebar diseluruh bagian atm. Diibaratkan seperti roti kismis
  3. Teori dan model atom Rutherford : Inti atom yang bermuatan positif berada jauh di dalam atom, sedangkan elektron berputar mengelilinginya. Lintasan elektron, pengaruh gaya tarik elektrostatis elektron yang bermuatan negatif dan inti atom yang bermuatan positif
  4. Teori dan model atom Bohr : Elektron beredar mengelilingi inti atom dengan tingkat-tingkat energi tertentu. Perpindahan elektron dapat terjadi dengan cara menyerap energi atau melepaskan energi
  5. Teori dan model atom mekanika kuantum :
  • Dasar pertama, hipotesis De Broglie : Elektron bukan hanya merupakan partikel, melainkan dapat juga dipandang sebagai gelombang
  • Dasar kedua, asas ketidakpastian Heisenberg : Kedudukan elektron tidak dapat ditentukan secara pasti. Lintasan bergeraknya elektron bukan merupakan garis yang pasti, melainkan sebuah ruang (orbital)
  • Erwin Schrodinger : Merumuskan persamaan gelombang gerakan elektron dalam suatu atom3 bapak atom modern : Broglie, Heisenberg, Erwin Schrodinger
»»  Baca Selengkapnya...